Tentang SDM

<!--:en--><!--:-->

Dewan Komisaris

1. Chandra M. Hamzah, Komisaris Utama. Pernah menjabat sebagai Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan serta Bidang Informasi dan Data (2007-2011), Anggota Tim Persiapan Pembentukan Komisi AntiKorupsi, Anggota Tim Gabungan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (TGPTPK) (2000-2001). Beliau meraih gelar sarjana dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia (1995).

2. Oegroseno, Komisaris Independen. Oegroseno menjabat sebagai komisaris mulai tanggal 16 Oktober 2014. Beliau menjabat sebagai Wakil Kepala Polri pada 2013. Pernah menjabat Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Mabes Polri pada 2012. Menjabat Kepala Lembaga Pendidikan Polri pada 2011. Sebagai Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara pada 2010. Menjabat Kadiv Propam Polri pad 2009. Menjabat Kapus Infolahta Div Telematika Polri pada 2006 dan sebagai Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah pada 2005. Beliau telah melalui pendidikan Akademi Kepolisian Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) tahun 1978. Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian tahun 1986. SESPIMPOL tahun 1996. SESPATI III tahun 2002. dan LEMHANAS tahun 2007.

3. Sumanggar Milton Pakpahan, Komisaris. Sumanggar Milton Pakpahan menjabat sebagai komisaris mulai tanggal 16 Oktober 2014. Beliau menjabat sebagai Anggota DPR RI periode 2009 – 2014. Sebagai
President Director PT. Intera Mas Servita. Oil and Gas Services & Supplies, Shareholder (1999 – 2009). Sebagai Owner & President Director PT. Mellissa Daya Mandiri Coal Mining & General Contractor (1999 – 2009). Sebagai Sekretaris Jenderal LSM PRTNI (Peduli Rakyat Tani dan Nelayan Indonesia) (2006-2009). Sebagai Dewan Penasehat LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) (2006 – sekarang). Sebagai Wakil Ketua Umum APBI (Assosiasi Panas Bumi Indonesia) (2006 – 2007). Latar belakang pendidikan beliau adalah Doktor Jurusan Competitive Intelligence Universitei’t Marne la Valee, Paris (2008). Pasca Sarjana (S2) Jurusan Manajemen Pemasaran Institut Bisnis Indonesia (IBiI),Jakarta (1997). Sarjana Teknik Fisika, ITB, Bandung (1988)

4. Darmono, Komisaris Independen.Darmono menjabat sebagai komisaris sejak 16 Oktober 2014. Beliau menjabat Komisaris PT. Perusahaan Pengelola Aset (Persero) (2013-sekarang). Tenaga Pengajar pada Fakultas Hukum UII Yogyakarta, Universitas Trisakti Jakarta dan Universitas Esa Unggul Jakarta (2013-sekarang). Ketua Tim Terpadu Pencari Terpidana dan Tersangka Perkara Tindak Pidana Korupsi (2010-2013). PLT. Jaksa Agung RI (2010). Wakil Jaksa Agung RI (2009-2013). Anggota Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum (2009-2011). Pendidikan beliau adalah Doktor Ilmu Hukum Universitas Padjadjaran Bandung (2010). Pasca Sarjana (S2) Magister Manajemen IPWI Jakarta (2000). Sarjana Hukum UII Yogyakarta (1977)

5. Andin Hadiyanto, Komisaris. Andin Hadiayanto ditunjuk sebagai komisaris sejak Oktober 2012. Hingga kini beliau juga menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Makro Ekonomi dan Keuangan Internasional (2013-sekarang). Di Kementerian Keuangan beliau juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (2012), Kepala Pusat Kebijakan Kerja Sama Internasional Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (2009-2011). Beliau juga pernah menjabat Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Perdagangan ( 2006-2009), Kepala Bidang Analisa Sektor Riil Pusat Analisa Ekonomi Makro Badan Analisa Fiskal ( 2001-2005), dan Asisten Peneliti dan Pengajar pada Graduate School of International Development, Nagoya Univercity, Nagoya, Japan ( 1997-1999). Beliau meraih gelar Sarjana bidang Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada di tahun 1989, dilanjutkan dengan gelar Master of Economic dari Universitas Nagoya, Jepang di tahun 1997 dan Doctor in Economic juga dari Universitas Nagoya, Jepang di tahun 2000.

6. Budiman, Komisaris. Beliau pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (2013 – 2014), Sekjen Kemenhan (2013), Wakil KASAD tahun (2011), Dankodiklat TNI AD (2010), Pangdam IV/Diponegoro (2009), Perwira Staf Ahli Tingkat III Bidang Polkamnas dan Sesmil Setneg (2008), Dirjakstra Ditjen Strahan Dephan (2008), Danrem 061/Surya Kencana Kodam III/Siliwangi (2003), Paban II/Bindik Spersad (2002), Komandan Pusdikzi Bogor (1999), Koorspri KSAD (1998), Sespri KSAD (1998), Sespri Wakil KSAD (1997), Pabadya-2/Latgab Panan-II/Sopsad (1996), Danyon Zipur-10 Kostrad (1995), Kazi Kopassus (1994), Danden Zipur-6/Kodam VI Tanjung Pura (1990), Kasi Siapsat Bagbinsat Ditziad (1989), Dan Kotakta Yontar Remaja (1988), Pasiops Yon Dewasa Tarsis Akmil (1984), Dankitar Akabri Darat (1983), Danki-A Yonzipur-3 Kodam III/Siliwangi (1981), Danton Yonzipur-3 Kodam III/Siliwangi (1979). Beliau lulusan Akabri tahun 1978.

  1.  Harry Susetyo Nugroho, Komisaris. Harry Susetyo ditunjuk sebagai Komisaris sejak April 2013. Hingga kini beliau juga menjabat sebagai Staf Ahli Tata Kelola Kementerian BUMN (2010-sekarang). Beliau juga pernah menjabat sebagai Deputi Bidang Usaha Logistik dan Pariwisata, Kementerian BUMN ( 2005-2010), Komisaris PT Pertamina (Persero) (2012-2013), Komisaris Utama PT Perkebunan Nusantara XI (Persero) (2008-2012), Komisaris Perum Peruri (2007-2012), Komisaris PT Adhi Karya (Persero) Tbk (2007-2012), Asdep Usaha Aneka Industri Lainnya, Kementerian BUMN (2003-2005). Beliau meraih gelar Sarjana Teknik Industri dari Institut Teknologi Bandung di tahun 1980. Dilanjutkan dengan gelar Master Bidang Administrasi Bisnis (Keuangan) dari University of Denver, Colorado, Amerika Serikat di tahun 1988.
  2.  Hasan Bisri, Komisaris. Beliau pernah menjadi anggota BPK RI (2004 – 2014), sebelumnya juga pernah menjabat Kepala Auditorat II.C (2004), Auditor Ahli Madya Sub Auditorat II.B.2 – BPPN (2003), Kepala Sub Auditorat II.B.2 – BPPN di BPK RI Jakarta (2001 – 2004), Kepala Sub Auditorat II.A.1 di BPK RI Jakarta (1999 – 2001), Kasub Bidang Litbang Fiskal di BPK RI Jakarta (1994 – 1999), Pemeriksa Muda Auditorat ODIT E (1988), Penilik Auditorat ODIT E (1986), Penilik Auditorat ODIT A (1986), Verifikatur Auditorat ODIT A di BPK RI Jakarta (1981), Verifikatur bagian Konsultasi dan Bantuan Hukum (1981), Kepala Unit Pemeriksa Sub Bagian Pemberhentian (1980), Administrasi Umum Sub Bagian Konsultasi Hukum I (1977).
 

9Zulkifli Zaini, Komisaris. Zulkifli Zaini ditunjuk sebagai Komisaris sejak 2 Jui 2013. Beliau pernah menjabat sebagai Direktur Utama Bank Mandiri (2010- 2013). Beliau meraih gelar Sarjana Teknik Sipil dari Institut Teknologi Bandung (ITB) di tahun 1980. Dilanjutkan dengan gelar Master Bidang Finance & Int. Bisnis dari Universitas Washington, Amerika Serikat di tahun 1994.

 

Direksi


1. Sofyan Basir, Direktur Utama,
 Sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama BRI sejak tanggal 17 Mei 2005 dan terpilih kembali untuk periode jabatan kedua pada tanggal 20 Mei 2010. Sebelum bergabung dengan BRI, menjabat sebagai Direktur Utama Bank Bukopin. Karir perbankan dimulai pada tahun 1981 di Bank Duta, pada tahun 1986 bergabung dengan Bank Bukopin dan telah menduduki beberapa jabatan manajerial di Bank Bukopin termasuk Direktur Komersial, Group Head Line of Business, dan Pemimpin Cabang di beberapa kota besar Indonesia.

Meraih gelar Diploma dari STAK Trisakti, Jakarta (1980), gelar Sarjana Ekonomi dari STIE Ganesha, Jakarta (2010), dan gelar Doktor Kehormatan dari Universitas Trisakti, Jakarta (2012). Telah mengikuti berbagai pendidikan serta pelatihan di bidang perbankan baik di dalam maupun luar negeri, diantaranya Seminar Risk Management Certification Refreshment Program (Frankfurt); Eksekutif Manajemen Risiko, ABN Amro (Denpasar); Islamic Finance Forum (Swiss); Seminar Business Continuity Planning, Ernst & Young; SESPIBANK (Jakarta); Strategy Development Session, IBM; dan Structuring Loans & Short Term, The Institute Banking & Finance.

 

  1.  Sarwono Sudarto, Direktur, Sebelumnya menjabat sebagai Direktur BRI sejak 30 Mei 2006. Memulai karir di BRI sejak tahun 1976 dan telah menduduki berbagai jabatan manajerial diantaranya Kepala Divisi Treasury, Kepala Divisi Renstra, Kepala Divisi Audit Intern, Kepala Divisi Bisnis Ritel, Wakil Kepala Divisi Akuntansi Manajemen dan Keuangan, Pemimpin Cabang Palembang Sriwijaya, Guest Officer Sanwa International Finance Ltd. Hongkong, Treasury Manager dan Chief Dealer BRI Finance Ltd. Hongkong.

Meraih gelar Sarjana di bidang Administrasi Niaga dari Universitas Diponegoro, Semarang (1975), gelar MBA dari Tulane University, Amerika Serikat (1987), dan gelar Doktor dari Jurusan Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (2011). Telah mengikuti berbagai pendidikan serta pelatihan antara lain seperti Pasar Modal (Tokyo); Sertifikasi Manajemen Risiko–BSMR (Singapura); sebagai Asesor Sertifikasi Kompetensi Manajemen Risiko dari BNSP; Risk Management Certification Refreshment Program – Banking Industry Readiness on Asean Community’s Economy; LEMHANNAS RI, SESPIBANK (Jakarta); Credit Manager; dan Organization Management. Mewakili BRI antara lain sebagai pembicara tentang Microfinance di Thailand dan APEC Meeting di Chile (2004) serta dalam berbagai roadshow maupun conference di London, Hong Kong serta Singapura.

 

  1.  Nicke Widyawati, Direktur, Lahir di Tasikmalaya pada 25 Desember 1967. Pada tahun 1991, beliau menyelesaikan pendidikan di Fakultas Teknik Industri, Institut Teknologi Bandung, dan meraih gelar Master di Hukum Bisnis di Padjadjaran Bandung, tahun 2009. Beliau meniti karir di PT.Rekayasa Industri dan pernah menjabat sebagai Vice President Corporate Strategy Unit (CSU) (2007-2010) serta sebagai Direktur Bisnis (2010-2014). Beliau diangkat sebagai Direktur Utama PT.Mega Eltra sejak 22 April 2014.

 

  

  1.  Murtaqi Syamsuddin, Direktur, Sebelumnya menjabat sebagai Direktur Bisnis & Manajemen Risiko sejak Desember 2009. Sebelumnya, beliau adalah Direktur Jawa  Madura dan Bali sejak Maret 2008; General Manager PLN Distribusi Jawa Barat dan Banten (2003-2008); Ahli Pemasaran dan Pengembangan Unit Bisnis (2001-2003); Sekretaris Perusahaan (2000-2001); Kepala Divisi Sistem Informasi Kepegawaian (1998-2000) dan Deputi Manajer Perencanaan pada PLN Wilayah Sumatera Utara (1996-1998). Beliau meraih gelar Sarjana Teknik Elektrik dari Universitas Indonesia pada tahun 1981 dan Gelar MBA Bidang Keuangan Perusahaan dari Universitas Oregon pada tahun 2003.

  

 

  1.  Supangkat Iwan Santoso, Direktur, Beliau lahir di Lampung, 19 Desember 1958. Beliau sebelumnya menjabat Direktur Utama PT Indonesia Power dan pernah menjabat sebagai Kepala Divisi Pembangkitan Jawa Bali di Direktorat Operasi Jawa Bali Sumatera PLN, serta Direktur Pengembangan dan Niaga PT Indonesia Power.

 

  1.  Amin Subekti, Direktur, Sebelumnya bekerja sebagai Senior Vice President (SVP) di PT Indika Energy Tbk sejak 2011 dan PT Cirebon Electric Power dan PT Cirebon Power Services. Kemudian pernah berkiprah di Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR). Pada 2013, beliau juga menjabat sebagai ABAC Executive Director (APEC Business Advisory Council)

 

 7. Nasri Sebayang, Direktur, Beliau sebelumnya menjabat Direktur Konstruksi dan Energi Baru Terbarukan PLN. Nasri Sebayang juga pernah ditugaskan sebagai Direktur Perencanaan dan Teknologi PLN sejak Desember 2009

Pernah menjabat sebagai Kepala Satuan Energi Primer pada April 2008 dan sebagai Deputi Direktur Independent Power Producers (2006-2008), Kepala Satuan Manajemen Risiko (2006), General Manager PLN Pembangkitan Muara Tawar (2005-2006), Manajer SDM PLN Pembangkitan Muara Tawar (2003-2005), Kepala Divisi Operasi PLN Proyek Pembangkitan dan Jaringan (Pikitring) Sumatera Utara (2000-2003), dan juga pernah mengepalai beberapa proyek pengembangan hydro dari 1993 hingga 2000.

 

  1.  Amir Rosidin, Direktur, Beliau lahir di Malang, 7 Juli 1959. Mulai berkarir di PLN sejak 1985, lalu diangkat sebagai General Manager PLN Wilayah Nusa Tenggara Timur 2008. Pada awal 2010, menjabat sebagai General Manager PLN Wilayah Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu, dan dipercaya sebagai Kepala Divisi Manajemen Risiko pada Direktorat Bisnis & Manajemen Risiko PLN Kantor Pusat (2010-2013). Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB).