Balai Diklat Kejaksaan RI Apresiasi Pelayanan Prima PNM

Jakarta Buana-News.com - Menyadari pentingnya kewirausahaan untuk menggerakkan roda perekonomian Indonesia, PT Permodalan Nasional Madani (persero) selaku Badan Usaha Milik Negara yang memiliki tugas dalam memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di tanah air terus berupaya untuk mendorong minat berwirausaha bagi semua kalangan.

Menurut Executive Vice President PT Permodalan Nasional Madani (persero) Arief Mulyadi menjadi pengusaha tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan agar dapat hidup layak melainkan bagian dari aktualisasi dan pengembangan potensi agar menjadi manusia yang kreatif dengan meningkatkan nilai manfaat dari berbagai sumber daya di sekitar lingkungannya.
 
“Oleh karena itu, Keberhasilan sebagai seorang pengusaha ditentukan oleh pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki, baik yang menyangkut pengetahuan teknis atau hard skill dan juga sikap mental atau dengan nama lain soft skill,”jelasnya pada acara Study Banding Badan Pendidikan Dan Pelatihan Kejaksaan RI yang di ikuti oleh 27 peserta terdiri dari Kejari dan Kabak TU di Kantor PNM Jakarta, Senin (2-5-2016).

Arief melanjutkan, pendampingan usaha atau capacity building merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan PNM. "Bahkan kegiatan itu menjadi keunggulan PNM dibanding dengan lembaga atau perusahaan lain yang bergerak di industri pembiayaan mikro. PNM telah banyak memberi pelatihan untuk pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM, selain menyalurkan pembiayaan,"ungkap Arief.

Kepala Bidang Penyelenggara Pusdiklat Managemen dan Kepemimpinan Badan Diklat Kejaksaan RI Dr. Yudi Kristiana mengatakan, tujuan para Jaksa study banding ke PNM adalah untuk merubah cara berfikir atau menset tentang etos kerja, kreatifitas dan pelayanan prima yang di capai PNM dalam memberi pelayanan pembiayaan pada  UMKM sangat perlu di contoh.

"Sebagai lembaga bisnis di bidang pembiayaaan PNM dan kejaksaan memiliki perbedaan tanggung jawab dan pekerjaan namun kebersamaan dan semangat kreatifitas dan pelayanan prima yang perlihatan PNM menjadi pembelajaran bagi Kejaksaan RI,"kata Yudi.

Menurut Yudi dalam kegiatan ekonomi mikro masyarakat perlu adanya perlindungan hukum. Karena itu kata Yudi penegakan hukum harus membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

Pada sharing season kali ini, PNM menghadirkan tiga nasabah sukses binaan ULaMM PNM sebagai pembicara, ketiga nasabah tersebut ialah Deden produsen boneka dan topi dari Bandung, Ahmad Zainuri nasabah PNM asal Mataram dengan  produk Es Krim, serta Hartono pengusaha Kripik asal Tangerang. (IQB)


Kategori Berita