GAPKI Implementasikan Sawit Ramah Anak

MEDAN - Dalam rangkaian Road to May Day 2019 Gabungan Penguaha Kelapa Sawit Indonesia  (GAPKI) melakukan ragam inisatif dan kegiatan workshop dan kampanye serta promosi untuk penerapan kerja layak dan ramah anak, baik di  perusahaan perkebunan kelapa sawit dan juga petani kelapa sawit.

Dikatakan Ketua Bidang Ketenagakerjaan GAPKI, Sumarjonon Saragih, saat ini di sektor perkebunan kelapa sawit terdapat 3 stakeholder yakni pelaku usaha, petani dan pemerintah. “Sayangnya sampai saat ini tidak ada pihak pemerintah yang memperhatikan masalah perburuhan di perkebunan kelapa sawit,” katanya.

Terkait permasalah perburuhan di perkebunan kelapa sawit, lanjut Sumarjono, tidak bisa seluruhnya ditimpakan ke GAPKI sebagai asosiasi perkebunan kelapa sawit, sebab merujuk data internal hanya sekitar 30% areal perkebunan kelapa sawit yang dikelola pelaku usaha merupakan angota GAPKI, selebihnya belum masuk anggota.

“Namun demikian kami terus untuk mendorong perbaikan, dibeberapa isu utama seperti status pekerja, sosial dialog, isu jaminan kesehatan dan keselamatan, pekerja anak dan inspeksi pekerja,” tandas Sumarjono, dalam sebuah acara seminar di Jakarta  belum lama ini. (sumber:infosawit.com)

 

 


Kategori Artikel
Sub Kategori Berita