Peremajaan Sawit Rakyat Genjot Produktivitas dan Pendapatan Petani

SIAK - Petani kelapa sawit yang tergabung dalam KUD Mulus Rahayu di Provinsi Riau melakukan panen perdana kebun kelapa sawit rakyat pada Selasa (4/12/2018 ).  KUD Mulus Rahayu merupakan koperasi petani kelapa sawit mitra Asian Agri yang telah menjalin program kemitraan dengan perusahaan sejak tahun 1988.

Dalam meremajakan kebunnya, para petani KUD Mulus Rahayu menanam bibit unggul Topaz yang berpotensi meningkatkan produktivitas secara signifikan dibandingkan dengan bibit sawit pada umumnya. Penggunaan bibit unggul dalam peremajaan kebun sawit merupakan hal yang penting untuk menentukan keberhasilan program.   Head of Plantation Asian Agri, Omri Samosir menyampaikan, kerja sama serta hubungan harmonis yang terus dibina perusahaan dengan petani merupakan kunci keberhasilan dari program peremajaan.

“Kemitraan Asian Agri bersama petani plasma telah berlangsung selama lebih dari 30 tahun, dan program peremajaan kebun kelapa sawit ini merupakan komitmen yang akan berlanjut ke tahap berikutnya, untuk satu siklus penanaman,” Omri Samosir dalam sambutannya pada acara Panen Perdana kebun kelapa sawit KUD Mulus Rahayu di Siak.

Lebih lanjut kata dia, dengan kegiatan ini petani mitra perusahaan sudah dapat menikmati hasil dari komitmen mereka dalam program peremajaan. “Harapannya kemitraan yang telah terbina dengan baik ini akan terus terjalin dan akan terus mendorong kesejahteraan petani-petani lainnya di Indonesia,” tandas Omri. Sekadar informasi, hingga saat ini Asian Agri telah bekerja sama dengan para petani plasma dan swadaya yang mengelola 96.000 hektar kebun kelapa sawit rakyat di Riau, Jambi, dan Sumatera Utara. Perusahaan terus berkomitmen untuk menjangkau lebih banyak petani melalui program kemitraan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga petani dan mendukung pengelolaan kelapa sawit berkelanjutan di Indonesia. (sumber:infosawit.com)

 


Kategori Berita
Sub Kategori Artikel