Sebanyak 52 Pabrik Sawit di Riau Bakal Ditutup

PEKANBARU  - Karena beroperasi di tanah negara dan dinyatakan ilegal, 52 pabrik kelapa sawit (PKS) di KabupatenPelalawan, Provinsi Riau bakal ditutup dalam waktu dekat ini. Pernyataan itu disampaikan Kapolda Riau, Irjen Pol Zulkarnain seusai gelar pasukan pengamanan Pilkada di Mapolda Riau, Kota Pekanbaru, belum lama ini. Penutupan itu dipicu lantaran pabrik beroperasi di kawasan penyanggah dan inti Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

Hanya saja, sampai saat ini tutur Zulkarnain, pihaknya belum mendapatkan secara detil perusahaan dan PKS yang beroperasi di kawasan itu. Dia menyebut, data tersebut secara rinci ada di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau. Sampai sekarang data itu belum diserahkan dinas terkait, padahal sudah diminta sejak Polda dan Pemerintah Provinsi Riau menggelar rapat koordinasi terkait penyelamatan TNTN.

Tak ingin menunggu, Kapolda mengaku sudah memerintahkan Direktorat Reserse Kriminal Khusus jemput bola dan mengambil data tersebut ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan. "Harus jemput bola oleh Reskrimsus, karena kabar terakhir kepala dinasnya lagi umrah," terang Zulkarnain ditulis RiauEksis.com.

Dia menyebutkan, data ini penting karena pihaknya bakal mengirimkan peringatan atau somasi kepada puluhan perusahaan sawit itu. Mereka diminta angkat kaki sebelum dilakukan penegakan hukum. "Sedang disiapkan surat somasinya. Nantinya juga disegel kalau masih beroperasi," tegasnya.

 Sebelumnya berdasarkan rakor penyelamatan TNTN, terdata 71 perusahaan beroperasi di TNTN. Sebanyak 52 merupakan PKS dan sisanya perusahaan, baik perkebunan maupun kehutanan. Sementara 13 perusahaan di antaranya beroperasi di kawasan inti hutan konservasi Gajah Sumatera itu. (T2)

 

Sumber: http://www.infosawit.com/news/6011/sebanyak-52-pabrik-sawit-di-riau-bakal-ditutup


Kategori Berita
Sub Kategori Artikel