Atasi Problem Petani, Burhanuddin Desak Pemda Bangun Pabrik CPO

KLIKSANGATTA.COM - Rendahnya harga beli perusahan swasta terhadap hasil sawit petani lokal membuat anggota DPRD Kutai Timur Burhanuddin angkat suara.

Ia mendorong Pemerintah Kabupaten Kutim untuk membuat perusahaan pengolahan minyak kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO) sendiri agar mampu memberdayakan hasil panen petaninya.

“Mestinya pemerintah melalui Perusda (Perusahan milik Daerah) membuat perusahan CPO sendiri, yang nantinya buah sawit dari masyarakat kita bisa dikelola di sana,” ujar Burhanuddin, Kamis 11 Oktober 2018.

Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu berpendapat dengan adanya pabrik CPO milik Pemerintah nantinya ,dapat mengakomodir hasil sawit dari warga, dan tidak lagi bergantung pada harga yang dipatok perusahan.

Harga sawit ini murah karena perusahan saat ini sudah produksi sendiri, jadi tidak lagi bergantung pada buah sawit masyarakat, karena produksinya sudah banyak, itu yang membuat mereka membeli murah ke warga,” terang Burhanuddin.

Dikatakan saat ini, harga buah sawit sudah Rp 500,000 per kilogram, harga tersebut tidak menutupi harga produksi para petani sawit , bahkan dikatakan banyak petani yang rela tidak menjual buah sawitnya karena kecewa dengan harga yang ditawarkan.

“Ada petani yang sampai tidak mau panen, karena harga yang murah, jual sawit ini tidak ada pasarnya , tidak dijual buah busuk, mau gak mau jual ke perusahaan dengan harga murah,” Katanya.

Dengan adanya perusahan CPO yang dibentuk pemerintah juga nantinya akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mana hasil CPO dari buah sawit masyarakat dapat dijual kembali ke perusahaan.

“Saya sudah bicarakan ke Setda, tanggapan nya cukup baik, mesti ada perbaikan dari hulu dan hilir nya, masa kita hanya membantu pemberian bibit saja, mestinya kita juga memberi solusi sampai hasil jualnya,” (*)

 

Sumber : http://www.kliksangatta.com/berita-10055-atasi-problem-petani-burhanuddin-desak-pemda-bangun-pabrik-cpo-.html 


Kategori Berita