Harga Berondolan Lebih Murah dari pada TBS Utuh

Dumai (RP)-Usman (35) tampak mengumpulkan berondolan tanda buah segar (TBS) kelapa sawit di  salah satu rumah,jalan Raya Dumai-Sungai Sembilan.sisa TBS itu dikumpulkan menjadi satu dan kembali di jual ke agen atau tengkulak.Namun harga berondolan itu lebih murah dibandingkan dengan TBS yang masih utuh.

    “Saya hanya bekerja di sini,nanti per kilogram diupah Rp200,kalau satu hari bisa dapat 50 hingga 100 kilogram,”terang warga Sungai Sembilan itu.

        Ia mengatakan,memang harga berondolan jauh lebih murah dibandingkan dengan harga TBS yang masih utuh.”Hampir setengah harga,kalau yang utuh per kilogram sebesar Rp2 ribu,berondolan hanya Rp1 ribu,”sebutnya.

       Ia mengaku sudah tiga tahun belakangan bekerja sebagai pembersih berondolan sawit,namun sesekali dia juga ikut memanen sawit di kebun keluarganya.”jika ada berondolan saya kumpulkan,kalau sudah banyak di jual lagi,”ujar bapak dua anak itu.

      Memang banyak warga Sungai Sembilan bergantung kehidupan di sektor perkebunan kelapa sawit.

      “Hampir sebagian masyarakat di sini berprofesi sebagai petani sawit atau pekerja sawit,”tambahnya.

        Ia berharap pemerintah memberikan dukungan kepada petani dan pekerja sawit karena memang itu sektor pertanian menjadi sektor ekonomi yang menjanjikan.”Bahkan pekerjaan seperti saya saja tetap bisa,karena sawit,”tutupnya.(hsb) 

 

 

Sumber: Riau Pos Tanggal :20 maret 2017, Hal :27


Kategori Berita
Sub Kategori Artikel