Harga Kakao Akhir Pekan Datar; Mingguan Masih Positif 0,9 Persen

Harga kakao berjangka ICE Futures pada akhir perdagangan akhir pekan Sabtu dinihari (08/10) ditutup datar. Pergerakan datar harga kakao terpicu meningkatnya produksi penggilingan kakao di Pantai Gading.

Perusahaan penggilingan kakao Ivory Cocoa Products (ICP) di pelabuhan San Pedro Pantai Gading memperkirakan peningkatan kapasitas tahunan saat ini 50.000 ton oleh 25 sampai 50 persen dalam tiga tahun ke depan, dibantu oleh langkah-langkah pajak baru, demikian pernyataan CEO, Jumat.

ICP adalah salah satu dari 12 perusahaan penggilingan di negara Afrika Barat yang memiliki kapasitas tahunan gabungan 720.000 ton. Tapi yang paling menghasilkan 60 sampai 80 persen dari itu, dan produksi telah banyak dikurangi karena kualitas kacang yang buruk tahun ini.

Pemerintah Pantai Gading mengumumkan mengurangi pajak ekspor beberapa bulan lalu dalam upaya untuk mendorong produksi dan reward perusahaan besar yang menggiling secara lokal. Hal ini bertujuan untuk menggiling setengah produksi dalam negeri pada tahun 2020, naik dari sekitar sepertiga sekarang.

Namun sentimen bearish tersebut tertahan oleh melemahnya dollar AS setelah data pekerjaan AS lemah dibandingkan perkiraan.

Di akhir perdagangan dini hari tadi harga kakao berjangka kontrak Maret 2017 yang merupakan kontrak paling aktif terpantau ditutup turun. Harga komoditas tersebut ditutup turun tipis sebesar -2 dollar atau -0,07 persen pada posisi 2.785 dollar per ton.

Secara mingguan harga kakao masih positif 0,87 persen, sebagian besar terdukung kenaikan harga di Pantai Gading dan Ghana, juga dengan adanya penurunan ekspor Pantai Gading.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa harga kakao berjangka untuk perdagangan selanjutnya akan bergerak dalam kecenderungan menguat terbatas dengan pelemahan dollar AS setelah data pekerjaan AS melemah.

Untuk perdagangan selanjutnya harga kakao berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk menembus level Resistance pada posisi 2.835 dollar. Jika level Resistance tersebut berhasil ditembus level selanjutnya adalah 2.885 dollar. Sedangkan level Support yang akan ditembus jika terjadi pelemahan ada pada 2.735 dollar dan 2.685 dollar.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

Kategori Artikel