Harga Gula Rebound Dari Harga Terendah Satu Minggu

Harga gula naik di kedua bursa, rebound dari harga terendah satu minggu pada hari Jumat.

Harga gula Maret di ICE New York ditutup naik $0.18 (1.45%) menjadi $12.57 perpound dan di ICE London gula putih Desember naik 0.93%.

Harga gula recover dari kerugian sebelumnya pada hari Jumat dan ditutup naik setelah USDA mengurangi perkiraan dari produksi gula 2019/20 menjadi 8.61 MMT dari perkiraan Oktober di 9.18 MMT. Harga gula sempat turun ke terendah satu minggu pada awal hari Jumat karena melemahnya kurs real Brazil, yang turun 1.26% pada hari Jumat ke 3 minggu terendah terhadap dolar.

Harga gula Maret di ICE New York pada hari Selasa lalu sempat naik ke tertinggi satu bulan dan harga  gula Desember di ICE London naik ke 4,5 bulan tertinggi, karena turunnya produksi India. Laporan dari the Indian Sugar Mills Association (ISMA) pada hari Selasa bahwa pada 2019/20  produksi gula turun 19% dari tahun lalu ke tiga tahun terendah menjadi 26.85 MMT dari rekor sebelumnya di 33.2 MMT di 2018/19. India’s National Federation of Cooperative Sugar Factories Ltd pada hari Senin memperkirakan bahwa produksi India di tahun 2019/20 lebih rendah lagi antara 26.0 – 26.5 MMT turun 20.7% dari 2019/18.

Cuaca di Brazil hujan tidak merata dan suhu diatas normal.

Analisa tehnikal dengan support $12.40 dan berikut ke $12.20 sedangkan resistant pertama di $12.90 dan berikut ke $13,00

https://www.vibiznews.com/2019/11/11/harga-gula-rebound-dari-harga-terendah-satu-minggu/


Kategori Berita