Harga Kopi Arabika Naik Ke Tertinggi 3 1/4 bulan

Harga kopi trennya masih naik di New York dan London melanjutkan kenaikan harga pada hari Selasa dan Laporan ICE perkiraan kopi global 2019/20 defisit.

Harga kopi Arabika Desember di ICE New York naik $2.20 (2.08%) menjadi $108 perpound dan harga kopi Robusta Januari di ICE London naik 0.97%

Harga kopi Arabika  rally naik untuk hari kedua ketertinggi 3 ¼ bulan dan harga kopi Robusta Januari naik ke 1 ½ bulan tertinggi. Harga kopi naik pada hari Rabu sebagai kelanjutan dari kenaikan pada hari Selasa ketika perkiraan ICO untuk  kopi global 2019/20 akan defisit 502 kantong dibanding surplus 3.7 juta kantong di 2018/19.

Perkiraan ICO produksi  kopi global akan turun 0.9% menjadi 167.4 juta kantong dan konsumsi kopi global di 2019/20 naik 1.5% menjadi 167.9 juta kantong.

Data dari Somar Meteorologia bahwa hujan akan turun di Minas Gerais, daerah perkebunan kopi Arabika terbesar dengan curah hujannya hanya 24.6 mm  atau 73% dari rata-rata tahun lalu.

Harga kopi Arabika sempat turun karena melemahnya kurs real Brazil dan laporan dari Columbia ekspornya naik 15% dari tahun lalu menjadi 1.211 juta kantong. Harga kopi Robusta turun karena ekspor kopi Indonesia naik 14.3% dari tahun lalu menjadi 24,097 MT.

Ekspor kopi Brazil sebesar 3.708 juta kantong di bulan Oktober naik dari 3.503 juta di bulan September. Persediaan kopi rendah menurut ICE pada hari Rabu sebesar 2.229 juta kantong.

Hujan tidak merata di Brazil dan suhu diatas normal, dan di Vietnam hujan tidak merata di semua daerah.

Analisa tehnikal untuk kopi arabika dengan support pertama di $103 berikut ke $102, sedangkan resistant di $108 dan berikut ke $110.

https://www.vibiznews.com/2019/11/07/harga-kopi-arabika-naik-ke-tertinggi-3-1-4-bulan/


Kategori Berita