Harga Kopi Arabika Naik Penguatan Real Brazil

Harga kopi naik pada penutupan pasar hari Rabu, kenaikan harga kopi Arabika karena penguatan kurs Real Brazil, dan persediaan kopi Brazil terus turun, sedangkan kopi Robusta naik karena petani Vietnam menahan penjualan kopinya.

Harga kopi Arabika Maret di ICE New York naik $7.00 (6.82%) menjadi $109.70 per pound dan Harga kopi Robusta di ICE London naik 3.43%.

Harga kopi rally hari Rabu dengan  harga kopi Arabika meningkat karena penguatan dari real Brazil naik 0.7% terhadap dolar hari Rabu. Real Brazil hari Rabu kemarin recover dari terendah empat tahun.

Harga kopi Robusta juga naik hari Rabu karena pendapat Vietnam’s Quang Minh Coffee Trading Group bahwa harga yang rendah membuat petani kopi Vietnam tidak menjual kopinya.

Persediaan kopi sekarang terus mengalami penurunan, sehingga meningkatkan harga kopi, dari monitor ICE persediaan kopi turun ke terendah 14 ¾  bulan menjadi 2.16 juta kantong pada hari Selasa.

Hujan yang turun di area penanaman kopi diperkirakan akan membuat panen yang besar di tahun depan. Panen di Brazil sedang berlangsung namun hasilnya tidak di jual langsung. Demikian juga di Asia panen juga sedang berlangsung dan hasilnya  juga tidak dijual karena harga kopi tidak mendatangkan keuntungan.

Ekspor Vietnam lebih rendah dari tahun lalu, pasar mengharapkan harga meningkat sehingga petani menjual kopinya, kalau tidak diperlukan gudang yang lebih luas untuk menampung hasil panen, atau petani terpaksa menjual persediaan kopi lama supaya ada tempat untuk hasil panen.

Di Brazil curah hujan masih kecil, sedangkan diperlukan hujan yang lebih banyak untuk membuat tanaman berbunga. Cuaca tidak mendukung di Vietnam di area produksi pada beberapa minggu ini sehingga beberapa tanaman mengalami kerusakan.

Analisa tehnikal untuk  kopi Arabika support pertama di $105 dan berikut $104 sedangkan resistang pertama di $108 dan berikut ke $110.

https://www.vibiznews.com/2019/11/21/harga-kopi-arabika-naik-penguatan-real-brazil/


Kategori Berita