Turunnya Produksi Brasil Mengangkat Harga Gula Dunia

(Vibiznews – Commodity) – Harga gula mentah di pasar komoditas New York ICE di akhir sesi perdagangan hari Selasa (11/12) yang berakhir Rabu pagi (12/12) bergerak lebih tinggi karena berkurangnya produksi gula dari Pusat-Selatan Brasil yang dilaporkan Unica.

UNICA melaporkan produksi gula  Brasil 2018/19 Pusat-Selatan bulan November adalah 25,761 MMT atau turun 25,8% y/y, dan  persen tebu untuk output gula turun menjadi 35,71% dari 47,12% y/y.  Sementara itu tebu menghancurkan untuk etanol produksi naik menjadi 64,29% dari 52,88% y/y.

Kemudian kekuatan dalam harga minyak mentah  merupakan faktor pendukung lain untuk kenaikan harga gula.

Harga gula mentah akhir perdagangan bursa New York ditutup naik 0,11  atau  0,86% pada harga $ 12,83  per lb untuk kontrak berjangka Maret 2019. Demikian juga dengan harga gula putih kontrak Maret di bursa London  ditutup naik 1,70 atau 0,50% pada harga $344.70.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga sesi Amerika malam nanti, analis Vibiz Research Center memperkirakan harga gula berpotensi kuat kembali oleh pelemahan kurs dolar AS dan juga posisi harga minyak mentah yang naik kembali.


Kategori Berita