CEO Notes # 54 - RNI Award 2018: Perhelatan Akbar selera Piala Oscar

Assalamualaikum wr.wb,

Tanggal 5-6 April 2018 yang lalu baru saja diselenggarakan RNI Award 2018, kalau tidak salah yang kesebelas kalinya. Selama 3 tahun masa pengabdian saya, ini adalah kali yang kedua. Pertama adalah tahun 2016 di Semarang. Time flashing, begitu cepat waktu berlalu.

Acaranya kali ini cukup banyak, padat dan heboh….bak malam anugerah piala Oscar. Dari segi tempat saja, ada 3 venues yang harus disamperi para peserta yang satu sama lain terpisah cukup jauh sehingga panitia harus meyediakan bus sebagai alat transfer peserta. Belum lagi dari sisi rangkaian acaranya yang sudah harus dimulai tanggal 3 April dengan penjurian para peserta Lomba Inovasi. Itupun sudah diseleksi dari 80 menjadi 20 peserta yang masuk ke penjurian akhir.

Saya memang menggabungkan acara awarding ini dengan festival inovasi. Awarding bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada mereka yang berprestasi, baik individu maupun perusahaan, mulai tingkat mandor, supervisor sampai CEO! Untuk perusahaan diberikan mulai dari unit usaha, perusahaan dengan kinerja operasional terbaik, kinerja keuangan terbaik dan tentu saja the best overall akan menjadi the best subsidiary company. Kali ini juga saya setuju untuk memilih The Best CEO sebagai the man behind the gun yang sebenarnya menjadi pemegang kendali perusahaan terbaik itu. Mengingat yang terpilih sebagai The Best CEO di Anak Perusahaan RNI Group adalah Dirut PT Phapros Tbk, Ibu Barokah Sri Utami, jadi tepatnya beliau adalah the lady behind all performance

Inovasi sama pentingnya dengan menghasilkan kinerja terbaik untuk saat sekarang. Jika kinerja adalah untuk makan dan tumbuh saat ini, inovasi adalah untuk kepentingan masa depan. Sustainability.

Saya dikritisi oleh Dr. Yanuar Nugroho Deputy II Kepala Staf Kepresidenan yang hadir di acara Gala Dinner, bahwa motto saya change or die masih bisa dijembatani dengan motto yang lebih optimistis Innovate or Die………

Anak perusahaan yang dinilai unggul dalam menerapkan bahkan membudayakan inovasi juga saya tempatkan pemberian apresiasinya di puncak acara yaitu malam Gala Dinner bersama dengan pemenang utama. Para inovator juga diberi kesempatan memaparkan hasil karyanya dalam eksibisi di lokasi penjurian sehingga semua yang hadir bisa ikut melihat dan mungkin menirunya untuk bisa di-copy atau duplikasi agar bisa diterapkan ditempatnya.

Jadilah rangkaian festival inovasi menjadi ajang yang paling menyita waktu panjang sebelum sampai mendapatkan best of the best dari para kandidat yang diajukan.

Setelah melihat eksibisi inovasi yang digelar di Spring Club Royal Ballroom, peserta kemudian mengikuti Executive Sharing session dengan Moderator Tina Talissa, dulu anchor acara Talk Show yang sangat terkenal di salah satu TV berita.

Sengaja saya adakan acara ini sebagai media untuk pencerahan bagi kawan-kawan di RNI terutama para generasi muda dan para pimpinan perusahaan. Saya hadirkan dua pembicara yang merupakan CEO BUMN yang berhasil membuat transformasi besar bagi perusahaannya. Salah satunya yaitu Pak Suyoto dari Djakarta Lloyd. Perusahaan pelayaran ini mengalami up-down yang sangat dramatis. Berawal dari perusahaan besar dengan ratusan kapal dan ribuan karyawan kemudian terpuruk dengan hanya tinggal memiliki 1 kapal dan 20 orang karyawan. Melalui sinergi BUMN dan memanfaatkan teknologi IT, secara perlahan Djakarta Lloyd bangkit kembali dan mulai mampu mengadakan kapal-kapal baru lagi seiring dengan meningkatnya bisnis logistik laut yang berkembang pesat. Jadi, berbeda dengan band asuhannya D’Lloyd, ternyata Djakarta Lloyd tidak hanya meratap "Apa Salah dan Dosaku" saja, tetapi langsung berusaha untuk bangkit memanfaatkan segala peluang yang ada. Salah satu nasihatnya yang sangat berkesan : Jangan merasa besar………

Pembicara kedua adalah Pak Tumiyana Dirut PT PP. Dari beliau ternyata ilmunya bukan sekedar masalah membangun bisnis properti saja tetapi juga ilmu membangun tim champion yang kuat, yaitu tenaga-tenaga muda yang punya cara berpikir out of the box yang banyak menghasilkan terobosan-terobosan dan inovasi baru bagi kemajuan perusahaan.

Setelah laporan keuangan selesai diaudit, hasilnya meyakinkan saya bahwa keluarga besar RNI “deserve" atas kemeriahan dan rasa syukur ini. Betapa tidak, laba setelah pajak tahun 2017 ditutup pada angka Rp. 353 Miliar meningkat cukup tajam dari tahun 2016 sebesar Rp. 247 Miliar. Di tengah gonjang-ganjing bisnis agro industri yang turbulensinya membuat semua pelaku harus mengencangkan ikat pinggang, alhamdulilah pilar farmasi & alkes dan trading & distribusi bisa tetap melesatkan RNI terbang ke awan sehingga overall pertumbuhan tetap terjaga.

Bukan hanya itu, tugas perusahaan BUMN sebagai agent of development juga dapat dilakukan dengan baik. Hal ini sudah saya ceritakan di Ceo Notes sebelumnya seperti berbagai kegitan BUMN Hadir Untuk Negeri, Tol Laut dan juga pembinaan petani melalui program kemitraan.

Dengan bekal itu semua, saya ingin mengajak RNI terbang lebih tinggi lagi melintasi batas negara sebagaimana saya canangkan dalam tema besar RNI Award kali ini, yaitu GO GLOBAL - “Wings to the world through innovation...”

Visi untuk menjadikan RNI GO GLOBAL sebenarnya sudah mulai saya lempar diberbagai kesempatan, termasuk dalam Ceo Notes yang lalu. Berbagai langkah mengarah kesana juga sudah dijalankan dan sudah saya ceritakan seperti kunjungan-kunjungan Direksi ke Korea Selatan, Myanmar dan akhir-akhir ini ke Jepang. PT Phapros Tbk dan PT PG Rajawali I sudah berada dalam antrian di Kementerian BUMN untuk di-IPO-kan dan dikawal langsung oleh Tim Khusus di sana yang bertugas mencapai target yang ditetapkan dalam IPO tersebut.

Bukan hanya dari sisi bisnisnya, secara tata kelola, RNI juga semakin meningkat kualitasnya. Hal ini bisa dilihat dari score asesmen GCG nya yang meningkat dari GOOD menjadi VERY GOOD di tahun ini, bahkan penilaian hasil KPKU RNI meningkat dari Early Improvement menjadi Good Performance. Hal ini menambah keyakinan saya bahwa kita sudah siap untuk menjadi semakin transparan, akuntabel dan independen.

Dan bagi saya, inilah momen yang tepat untuk mencanangkan secara luas kepada seluruh jajaran RNI Group , bahwa seperti inilah nanti RNI akan saya bawa ke depan. Ini forum yang tepat karena disitu hadir seluruh Direksi anak-anak perusahaan, semua staf yang memgang jabatan strategis sampai dua level di bawah Direksi dan staf muda yang peduli dengan masa depan dengan terus berinovasi secara kreatif. Kepada rekan-rekan semua telah digelar red carpet oleh PT Rajawali Nusindo sebagai Host acara ini. 

Mudah-mudahan sambil menikmati musik di mobil, kantor atau di kamar kost, esensi ajakan saya untuk terbang tinggi tidak terlupakan, seperti bait refrein mars Rajawali : 

…..Rajawali Nusantara Indonesia,bergerak maju melayang menyibak awan, gagah berani berjuang menepas badai, Rajawali Nusantara Indonesia…………….

Semoga Allah SWT selalu membimbing dan meridhoi langkah kita dalam mengabdi kepada negara dan bangsa ini. Amiin.

Wassalamualaikum wr.wb. 

Jakarta, 11 April 2018.

Didik Prasetyo


Kategori Artikel