Tentang Perusahaan Afiliasi

Anak Perusahaan RNI Group

Anak perusahaan yang tergolong dalam kategori agro industri :

  • PT. PG Rajawali I

PT. PG Rajawali I berkedudukan di Surabaya, Jawa Timur. Perusahaan ini mengelola 2 (dua) unit pabrik gula dengan total kapasitas giling 17.500 TCD yaitu PG Krebet Baru dan PG Rejo Agung Baru. Sumber bahan baku sebagian besar adalah dari tebu petani di wilayah Jawa Timur.

  • PT. PG Rajawali II

PT. PG Rajawali II berkedudukan di Cirebon, Jawa Barat. Perusahaan ini mengelola 5 (lima) unit pabrik gula dengan total kapasitas giling 14.000 TCD yaitu PG Sindang Laut, PG Karangsuwung, PG Tersana Baru, PG Jatitujuh, dan PG Subang. Disamping itu PT. PG Rajawali II juga mengelola 1 (satu) unit pabrik spirtus dan alkohol yaitu PSA Palimanan, serta pengolahan produk turunan limbah pabrik yaitu unit kampas rem PT. Inti Bagas Perkasa sebagai pabrik pengolahan limbah pabrik gula, bagasse, yang diolah menjadi kampas rem. Sumber bahan baku adalah tebu dari lahan sendiri (HGU) seluas 12.000 Ha dan tebu dari petani di sekitar wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah.

  • PT. PG Candi Baru

PT. PG Candi Baru berkedudukan di Sidoarjo, Jawa Timur.  Perusahaan ini mengelola 1 (satu) unit pabrik gula dengan total kapasitas giling 2.500 TCD yaitu PG Candi Baru itu sendiri. Sumber bahan baku sebagian besar adalah tebu dari para petani di wilayah Jawa Timur.

  • PTP. Mitra Ogan

PT. Perkebunan Mitra Ogan berkedudukan di Palembang, Sumatera Selatan. Perusahaan ini bergerak di bidang pengolahan kelapa sawit dan karet. Sumber bahan baku diperoleh dari 35% lahan inti dan 65% lahan plasma. PTP. Mitra Ogan memiliki 2 unit PKS dengan kapasitas 90 ton/jam.

  • PT. Laras Astra Kartika

PT. Laras Astra Kartika berkedudukan di Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan. Perusahaan ini mengelola perkebunan dan pengolahan kelapa sawit. Sumber bahan baku diperoleh dari 40% area lahan inti dan 60% area lahan plasma.

  • PT. Mitra Kerinci

PT. Perkebunan Mitra Kerinci berkedudukan di Padang, Sumatera Barat. Perusahaan ini mengelola 2 (dua) unit pabrik teh yaitu 1 (satu) pabrik teh hijau dan 1 (satu) pabrik teh hitam yang terletak di Solok Selatan.

 

Anak perusahaan yang tergolong dalam kategori farmasi dan alat kesehatan :

  • PT. Phapros Tbk

PT Phapros Tbk merupakan satu-satunya anak perusahaan PT RNI yang berupa Perusahaan Terbuka. Produsen obat, food suplemen, dan fitofarmaka ini memiliki CPOB dari Kementerian Kesehatan, Manajemen Mutu ISO 9001 versi 2008, Manajemen Lingkungan ISO 14001 dan OHSAS ISO 18000 tahun 2009. PT Phapros Tbk memiliki fasilitas produksi tablet, tablet salut, kapsul, salep, sirup dan parenteral, yang berlokasi di Semarang. Produk PT. Phapros Tbk, dijual sebagai produk Ethical, OTC, Generik dan Agromed (Fitofarmaka). Pemilik brand “ANTIMO” ini terus mengembangkan manajemen inovasi dalam mengembangkan produk barunya. Saat ini PT. Phapros Tbk sedang berupaya untuk mendapatkan sertifikat GMP-WHO untuk produk Anti TB (Tuberculosis) yang dimilikinya.

  • PT. Mitra Rajawali Banjaran

PT. Mitra Rajawali Banjaran berlokasi di Banjaran, Bandung. Perusahaan ini memproduksi kondom merk Artika dan Alat Suntik Sekali Pakai (ASSP) dengan merk Skifa. Kapasitas produksi yang dimiliki saat ini adalah 900.000 gross kondom per tahun dan 15 juta unit ASSP per tahun.

 

Anak perusahaan yang tergolong dalam kategori  perdagangan dan distribusi :

  • PT. Rajawali Nusindo

Perusahaan yang berkantor pusat di Jakarta ini mengalami pertumbuhan yang cukup pesat. Ditunjang oleh jaringan 42 kantor cabang yang tersebar hampir di setiap provinsi untuk melayani sebanyak 43 prinsipal di Indonesia.

  • PT. GIEB Indonesia

Merupakan anak perusahaan dengan kegiatan usaha pendistribusian produk Unilever, Philips, DAP, dan barang keperluan lainnya, khusus di Provinsi Bali.

  • PT. Rajawali Citramas

Berlokasi di Mojokerto, Jawa Timur. Perusahaan yang telah berhasil meraih sertifikat ISO 9002 ini mengelola sebuah pabrik untuk memproduksi karung plastik, dengan kapasitas produksi tahunan sebesar 15,7 juta lembar karung plastik.

  • PT. Rajawali Tanjung Sari

Dengan kapasitas produksi 6 juta sq feet per tahun, pabrik penyamakan kulit di desa Tanjung Sari, Sidoarjo ini memfokuskan penjualan produknya untuk pasar ekspor.