Kiprah Heroes Great People TelkomGroup di Palu

Palu,Donggala - Pasca gempa dan tsunami yang melanda Kota Palu, Donggala, dan sekitarnya pada 22 September lalu, tak terhitung berbagai pihak bahu membahu membantu korban gempa dan melakukan recovery layanan telekomunikasi. BOD pun bertolak ke Palu dan berkantor selama beberapa waktu demi memastikan 3 hal paling penting yakni, keselamatan karyawan yang terdampak bencana, mengawal percepatan pemulihan fasilitas telekomunikasi yang sangat vital untuk koordinasi banyak pihak membantu penanganan pasca bencana, serta upaya membantu masyarakat korban bencana.

Dari pantauan tim HCBP saat ini di lapangan telah teridentifikasi 578 karyawan TelkomGroup dan purnabakti yang terdampak gempa yang melanda Palu dan sekitarnya beberapa waktu lalu. Mereka adalah 96 karyawan, 413 karyawan non organik serta 69 pensiunan. Dari semua itu, teridentifikasi 1 orang karyawan Telkom dan 16 karyawan non organik mengalami cidera, sementara 3 orang karyawan non organik dan 2 orang pensiunan meninggal dunia. Sementara itu 13 orang karyawan (plus 94 orang anggota keluarganya) serta 2 pensiunan telah dievakuasi keluar Palu, yaitu ke Makassar dan Jakarta.

Secara garis besar, manajemen telah membuat 3 rumusan penanganan korban terdampak bencana dengan masa tanggap darurat (waktu menyesuaikan dengan ketetapan Badan Nasional Penanggulanan Bencana) dan masa recovery dan rehabilitasi maksimal 2 tahun dengan lingkup:

Evakuasi dan operasi penyelamatan karyawan beserta keluarga, pendataan, mitigasi terhadap kebutuhan korban, baik kebutuhan jangka pendek, menengah dan jangka Panjang (tanggap darurat);

Tanggap darurat layanan, berupa penyediaan sarana komunikasi darurat dan recovery layanan Telkom Group, termasuk penataan fasilitas kerja, alat produksi dan penataan karyawan di daerah bencana;

Bantuan sosial kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa.

Dapen tak ketinggalan turut ambil bagian dalam upaya recovery Palu. Disamping memberikan bantuan langsung berbentuk sembako, Dapen pun telah menyiapkan program bedah rumah bagi para pensiunan yang terdampak gempa. Saat ini tim Dapen sedang melakukan penyisiran dan pendataan terhadap korban terdampak untuk kemudian dikategorikan dalam kategori kategori berat, sedang dan ringan.

Sementara Yakes Area VII KTI sejak H+2 telah membuka posko layanan gempa yang dipusatkan di Posko BUMN Peduli - lapangan Kantor Telkom Witel Palu yang berlokasi di jalan Juanda Palu. Pos layanan ini selain menyediakan tenaga medik dan obat-obatan, juga menyalurkan bahan kebutuhan pokok untuk korban terdampak gempa. Tercatat 2 orang dokter, 2 orang tenaga paramedic serta satu unit ambulance selalu siaga di lokasi. Untuk menjaga kondisi tim medis, Yakes melakukan rotasi para relawan medik dari seluruh area Yakes setiap 10 hari.

Sejauh ini, TelkomGroup telah memasang free Access Point sebanyak 275 titik untuk membantu memulihkan komunikasi masyarakat, mulai dari Palu, Donggala, Ampana, Banggai, Luwuk, Marisa, Parigi, Poso, dan Toli dengan SSID TelkomPeduli.

Telkom juga menyiapkan fasilitas telepon gratis di Posko TNI/Pemda, Posko Korem, Posko Bandara, Posko Kantor Walikota, Posko Kantor Gubernur, dan RS Undata Palu. Hingga saat ini, jaringan backbone dan metro fiber optic jalur Palu-Donggala dan Palu-Parigi-Manado telah 100 persen pulih.

Sampai dengan hari minggu (7/10), tercatat 885 base tranceiver receiver (BTS) atau sekitar 70 persen BTS Telkomsel juga kembali pulih. Dengan demikian 83 persen layanan suara dan 63 persen layanan data sudah dapat digunakan. Disamping itu, Telkomsel juga memberikan 1.000 unit kartu Simpati gratis senilai 50jt kepada Polda Sulawesi Tengah untuk membantu polisi dan relawan melakukan koordinasi pasca gempa.

Sementara itu PT. TA juga telah menurunkan 125 orang tenaga bantuan teknis ke lapangan untuk membenahi jaringan telekomunikasi sejak pertama kejadian gempa.

Tugas pertama yang mereka lakukan adalah recovery backbone dan menghidupkan kembali fasilitas telekomunikasi di instalasi vital dan penunjang ekonomi, seperti instalasi pemerintah, perbankan, ATM dan lain-lain.

“Seperti relawan yang lain, ditengah segala keterbatasan kendala yang dihadapi, teman-teman TA lokal bersama dengan Telkomsel tetap semangat dan bersinergi dalam mensolusikan hal tersebut, sehingga alhamdulillah, tugas pertama telah di selesaikan, sekarang mulai menyasar pemulihan jaringan pelanggan” jelas Afan Iskandar, Koordinator Recovery Gempa dari PT.TA. (HCComm/RED03)


Kategori Prime News