Penyerahan Santunan Korban Kecelakaan Bus Sudiro Tungga Jaya - Pemalang

Telah terjadi Kecelakaan Lalu Lintas antara KBM Bus Po Sudiro Tungga Jaya No.Pol : AD-1626-CU dengan KBM Truck Box No.Pol B-9281-SXR pada hari Minggu, 11 Juli 2021 jam 11.00 WIB berlokasi di Jl. Tol KM 308 Jalur A Ds. Saradan Kec./Kab.Pemalang, yang mengakibatkan 8 (Delapan) orang meninggal dunia dan 20 (dua puluh) orang luka-luka.

Pada hari ini, Senin tanggal 11 Juli 2021 Santunan Jasa Raharja telah diserahkan kepada 8 orang ahliwaris oleh Jasa Raharja Sukoharjo, Terkait kecelakaan tersebut, Kepala Cabang Utama PT Jasa Raharja Jawa Tengah, Jahja Joel Lami melalui Kepala Perwakilan Sukoharjo Bp. Erwin, menegaskan "Bahwa berdasarkan UU No 34 dan PMK No. 16 tahun 2017, bagi korban meninggal dunia yang mempunyai Ahliwaris yang sah, maka Jasa Raharja menyerahkan hak santunan kematian kepada masing-masing ahli waris korban sebesar Rp 50.000.000 langsung secara cashless ke rekening Ahliwaris tanpa ada potongan apapun." serta bagi korban luka-luka maka Jasa Raharja memberikan hak santunan perawatan kepada masing-masing korban sebesar maksimal Rp 20.000.000.Berikut adalah masing-masing ahli waris ke 8 Korban :

  1. Korban An. PARDI, Jawa Tengah, Ahli Waris : Sudarni (istri)
  2. Korban An. INDRIYANTO, Jawa Tengah, Ahli Waris : Suyanto Hadi Suwarno (Orang Tua Korban)
  3. Korban An. SUWARTO, Jawa Tengah   Ahli Waris : Waginah (Istri)
  4. Korban An. MARGONO, Jawa Tengah, Ahli Waris : Mulyanto (Anak)
  5. Korban An. JOKO SUSILO, Jawa Tengah, Ahli Waris : Giva Oktapiani (istri)
  6. Korban An. Mulyani, Karanganyar, Ahli Waris : Mulyanto   (anak)
  7. Korban An. FAIZ ZAINUDIN LUTFI, Jawa Tengah, Ahli Waris : Satino (Orang Tua)
  8. Korban An. SUKARDI, Kota Tangerang, Ahli Waris : Siti Solikah (istri)

Meskipun saat ini tengah masih terjadi pandemi Covid 19 tidak menghalangi insan Jasa Raharja untuk melayani korban kecelakaan lalu lintas dengan tetap menjaga protokol kesehatan 5M yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindar kerumunan dan mengurangi mobilitas.