Info BUMN

Pengembangan SDM, Jasa Tirta II Melakukan Pelatihan Manrisk

Jasa Tirta II terus mewujudkan komitmennya dalam mengakselerasi kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) melalui Pelatihan Manajemen Risiko Batch II melalui Water & Renewable Energy Learning Center yang terbagi dalam tiga kelas. 

Program In House Training Manajemen Risiko ini diadakan pada 1 – 4 November 2022 (Kelas A), 22 – 25 November 2022 (Kelas B) dan 13 – 16 Desember 2022 (Kelas C) yang digelar secara hybrid online dan offline di Graha Cendana, Jatiluhur. 

Pelatihan ini bertujuan agar insan Jasa Tirta II matang dalam meminimalisir risiko yang mungkin muncul dalam bekerja sehingga dapat mewujudkan kinerja yang optimal. 

Perkembangan lingkungan  internal dan eksternal Perusahaan membuat risiko yang dihadapi semakin kompleks. Dengan manajemen risiko dapat meminimalisasi kerugian, mencegah terhadap terjadinya bahaya/kerugian oleh Perusahaan. 

Menghadirkan narasumber handal Subramaniam Anbanathan, MBA., S.Si., GRCCA., CGRCOP., CGP., QRMP., CQM dan Tim (PT Abisatya Hastungkara Djani) yang merupakan penasihat, konsultan dan peneliti di bidang perusahaan dan bisnis strategi, tata kelola, risiko dan kepatuhan, bisnis dan pemodelan proses. Ia pernah bekerja untuk PT Timah Tbk sebagai Risk Management Advisor dan sebagai Strategic Advisor untuk PT Aero Wisata (Garuda Indonesia Grup).

Pada In House Training Manajemen Risiko ini, peserta mendapatkan materi terkait adalah filosofi manajemen risiko, elaborasi budaya risiko, pemahaman standar ISO 31000:2018 dan Simulasi Prinsip Risiko, pemahaman lingkup, aktivitas utama, dan metrik kinerja. 

Selanjutnya pelatihan ini juga memaparkan elaborasi makna pengendalian internal dan penetapan nilai risiko, elaborasi makna perlakuan risiko dan penetapan nilai risiko residual serta tata cara pemantauan dan pengawasan risiko. 

Kepala Divisi Sumber Daya Manusia Jasa Tirta II Rina Rismayanti pelatihan ini merupakan bagian dari strategi Jasa Tirta II dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia agar perusahaan terus bertumbuh dan menjadi Perusahaan pengelola sumber daya air yang unggul dan terkemuka. 

Manajemen risiko harus menjadi bagian integral dari pelaksanaan Sistem Manajemen Perusahaan dan merupakan langkah yang perlu terus dilakukan demi terciptanya perbaikan berkelanjutan dan proses pengambilan keputusan.

Dengan kematangan manajemen risiko diharapkan dapat meminimalisir kerugian, mengoptimalkan kinerja dan proses bisnis Jasa Tirta II