Siaran Pers

Kementerian BUMN dan IHC Gelar Sentra Vaksinasi COVID-19 Bersama Lansia dan Pekerja Publik

Kementerian BUMN dan IHC Gelar Sentra Vaksinasi COVID-19 Bersama Lansia dan Pekerja Publik

Siaran Pers Nomor PR-18/S.MBU. /3/2021 Tentang Kementerian BUMN dan IHC Gelar Sentra Vaksinasi COVID-19 Bersama Lansia dan Pekerja Publik

Jakarta, 8 Maret 2021 – Arena olahraga bersejarah di ibu kota, Istora Senayan, Jakarta siap menggelar Sentra Vaksinasi COVID-19 Bersama bagi kalangan lansia. Kegiatan ini dilakukan untuk mendorong percepatan program vaksinasi nasional demi mencapai target satu juta vaksin per bulan ini dimulai, Senin, 8 Maret 2021. 

Kegiatan yang merupakan hasil kolaboratif antara Kementerian BUMN, Kementerian Kesehatan, Pemda DKI, dan Indonesia Healthcare Corporation akan difokuskan terlebih dahulu bagi para lansia. Sinergi antar lembaga pemerintahan dan daerah ini dilakukan untuk mendukung tahap kedua vaksinasi nasional yang menyasar kalangan lanjut usia di DKI Jakarta.

"Percepatan vaksinasi nasional harus dilakukan demi mewujudkan Indonesia Sehat segera mungkin. Dalam kondisi seperti ini, kolaborasi dan sinergi antar lembaga pemerintah dan daerah harus berjalan cepat dan strategis. Ini momen krusial agar kita semua mempercepat program Indonesia Sehat demi mendukung Indonesia Bekerja. Lansia sebagai yang paling rentan, harus didahulukan," ujar Menteri BUMN, Erick Thohir di Jakarta.

Kementerian BUMN menjadi lokomotif hadirnya Sentra Vaksinasi Bersama ini demi mempermudah akses bagi publik, serta mempercepat dan memperluas cakupan vaksinasi program pemerintah.  Direncanakan Sentra Vaksinasi COVID-19 berlangsung juga di kota-kota lain yang membutuhkan percepatan. “Sama seperti dengan apa yang kami lakukan di DKI Jakarta, kami juga akan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah yang membutuhkan percepatan dan tentunya Kementerian Kesehatan,” tambah Erick.

Sentra Vaksinasi COVID-19 Bersama ini menargetkan setiap harinya tak kurang dari 5 ribu pendaftar akan divaksin dan akan dilakukan secara berturut-turut selama sekitar 4 (empat) bulan. Untuk mengakomodir peserta vaksinasi, baik kalangan lansia data peserta akan diperoleh melalui pendaftaran dan pendataan berbasis teknologi dari Kementerian BUMN, Kementerian Kesehatan, dan dari peserta umum yang berbasis komunitas.

"Kami bersyukur, perusahaan-perusahaan BUMN sejak COVID-19 merebak sudah saling bersinergi dan kolaborasi untuk mengatasi pandemi. Kini dengan program vaksinasi nasional, saya juga ajak semua BUMN untuk saling bahu-membahu mempercepat vaksinasi nasional," tegas Menteri Erick Thohir.

Kementerian BUMN dan BUMN telah mengambil peran penting dalam penanganan COVID-19 dan program vaksinasi COVID-19 nasional. Mulai dari pengadaan PCR, persiapan Wisma Atlet sebagai Rumah Sakit Darurat, diplomasi vaksin secara bilateral dan multilateral.

Demikian siaran pers ini dibuat untuk disebarluaskan sebagaimana mestinya.