Siaran Pers

Menteri BUMN Erick Thohir, "Alhamdulillah, 50 Ribu Lebih Warga  Divaksin Dalam 9 Hari!”

Menteri BUMN Erick Thohir, "Alhamdulillah, 50 Ribu Lebih Warga Divaksin Dalam 9 Hari!”

Siaran Pers Nomor PR-21/S.MBU. /3/2021 Tentang Menteri BUMN Erick Thohir, "Alhamdulillah, 50 Ribu Lebih Warga Divaksin Dalam 9 Hari!”

Jakarta, 16 Maret 2021 – Menteri BUMN, Erick Thohir menyampaikan apresiasi kepada warga lansia dan pekerja layanan publik yang antusias menjalani vaksinasi di Sentra Vaksinasi Bersama BUMN di Istora, Senayan, Jakarta. Dalam waktu sembilan hari, Sentra Vaksinasi Bersama yang diinisiasi Kementerian BUMN dan bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan, Pemda DKI Jakarta, dan Indonesia Healthcare Corporation (IHC) selaku holding BUMN Kesehatan telah memvaksin 50 ribu warga Indonesia.

Pencapaian tersebut melampaui ekspektasi yang ditargetkan Kementerian BUMN saat menggelar kegiatan yang ditujukan mempercepat program vaksinasi nasional tahap kedua dengan sasaran kalangan lansia dan pekerja layanan publik. Saat Sentra Vaksinasi Bersama dibuka Senin (8/3),  Erick Thohir menetapkan setiap harinya sebanyak lima ribu orang akan divaksin.

"Alhamdulillah dan sangat bersyukur. Ini awal yang baik karena dalam waktu sembilan hari sudah 50 ribu orang yang divaksin di Sentra ini. Saya mengapresiasi warga lansia yang datang ke Istora untuk divaksin. Apalagi saya mengetahui, banyak warga lansia yang datang dari pagi hari sebelum Sentra ini dibuka. Saya hargai semangat tinggi lansia, namun mohon tetap perhatikan kondisi fisik dan kesehatan, serta jangan sampai lelah karena datang terlalu pagi dan menunggu lama. Bagaimanapun para nakes dan panpel yang bertugas butuh persiapan," ujar Menteri BUMN, Erick Thohir di Jakarta, Selasa (16/3).

Berdasarkan data Pcare, jumlah peserta yang berhasil divaksin pada hari ini mencapai, 8.324 orang yang terdiri dari 3.317 kalangan lansia dan 4.756 orang pekerja layanan publik. Ditambah jumlah 42.380 peserta yang telah sukses divaksin sejak hari pertama hingga Senin (15/3), maka di hari ke sembilan beroperasinya Sentra total sudah,  50.704 peserta berhasil divaksin.

Kementerian BUMN yang menjadi pelaksana Sentra Vaksinasi Bersama BUMN ini telah berkoordinasi dengan pihak Gelora Bung Karno untuk mengantisipasi membanjirnya warga lansia yang mendatangi kawasan Senayan. Beberapa arena olahraga dan kantong parkir di sekitar Istora sudah dijadikan lokasi antrian yang dilengkapi dengan garis pembatas dan kursi bagi lansia. 

Sentra Vaksinasi Bersama BUMN juga sudah membuka tautan pendaftaran vaksinasi khusus lansia yang bisa diakses di: https://lokel.com/event/vaksinasicovid19untuklansia. Dengan tautan ini, lansia yang memiliki KTP Non DKI Jakarta, tapi tinggal di Jakarta masih bisa mendaftar. Namun tetap harus dilengkapi dengan surat keterangan domisili dari RT/RW tempat tinggalnya saat akan divaksin.

"Terlampauinya target membuktikan bahwa banyak orang, terutama lansia ingin divaksin. Karena animo yang besar, dalam waktu dekat kami akan membuka sentra vaksinasi serupa, di Jakarta dan juga di provinsi lain. Dengan semakin banyak warga negara yang divaksin, maka herd immunity akan tercapai dan program Indonesia Sehat untuk menunjang Indonesia Bekerja bisa segera terwujud," tambah Menteri Erick Thohir.

Dalam kesempatan ini, Menteri BUMN juga berterima kasih dan memuji dedikasi, layanan, dan keramahtamahan yang diberikan sekitar 35 dokter, 102 perawat, 310 sukarelawan dan crew yang mayoritas kalangan milenial, serta pegawai Kementerian BUMN yang setiap hari bertugas di Istora. Operasional Sentra ini dikoordinasikan oleh Satuan Tugas (Satgas) Sentra Vaksinasi Bersama BUMN yang diketuai Arya Sinulingga.

Keberadaan sentra-sentra vaksinasi yang akan dibangun Kementerian BUMN bertujuan mendorong percepatan program vaksinasi nasional yang ditargetkan mencapai satu juta vaksin per bulan ini. Termasuk mendukung tahap kedua vaksinasi nasional yang mengarahkan 21,5 juta kalangan lanjut usia dan 16,9 juta pekerja dan pelayan publik di seluruh Indonesia untuk segera divaksin.

Demikian siaran pers ini dibuat untuk disebarluaskan sebagaimana mestinya.