Siaran Pers

Menteri BUMN Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian BUMN

Menteri BUMN Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian BUMN

Siaran Pers Nomor PR-12/S.MBU.33/3/2020 Tentang Menteri BUMN Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian BUMN

JAKARTA, 3 Maret 2020 - Menteri BUMN Erick Thohir hari ini melantik 2 (dua) orang Pejabat Pimpinan Tinggi Madya (setingkat Eselon I) di Lingkungan Kementerian BUMN. Keduanya adalah Alex Denni sebagai Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi dan Informasi serta Warih Sadono selaku Staf Ahli bidang Implementasi Kebijakan Strategis Kementerian BUMN. Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dilaksanakan di Aula Lantai 21 Gedung Kementerian BUMN dengan dihadiri oleh Wakil Menteri BUMN I dan II, jajaran pejabat Pelaksana Tugas Eselon I dan II Kementerian BUMN, serta beberapa Direksi BUMN.

Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor: 33/TPA Tahun 2020 tentang Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian Badan Usaha Milik Negara serta Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor: 34/TPA Tahun 2020 tentang Pengangkatan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian Badan Usaha Milik Negara tanggal 30 Januari 2020.

Dalam sambutannya, Erick menjelaskan, pelantikan tersebut sebagai tindak lanjut dari Penetapan Hasil Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Kementerian BUMN yang telah diumumkan pada 22 Januari 2020. Keduanya dilantik setelah melalui mekanisme seleksi terbuka yang memiliki sejumlah persyaratan teknis dan kompetensi sebagaimana dipersyaratkan oleh ketentuan Kementerian PAN-RB dan standar kompetensi yang diberlakukan di Kementerian BUMN.

Erick mengungkapkan, kehadiran Deputi di Kementerian BUMN ini sangat penting untuk mendorong kinerja yang lebih baik. “Jika peran Deputi sebelumnya hanya fokus dalam mengawal rencana bisnis perusahaan, kali ini saya memberikan tugas kepada tiga Deputi untuk lebih mendalami rencana kerja BUMN,” ujarnya. Deputi SDM Alex akan bertugas mendorong peningkatan kualitas SDM atau talenta yang ada di BUMN sebagai salah satu poin dalam lima prioritas BUMN hingga lima tahun ke depan.

Erick kembali menegaskan tiga kriteria yang harus dipegang teguh para Pejabat Eselon I Kementerian BUMN dalam menjalankan tugasnya, yakni akhlak, loyalitas terutama kepada negara, dan kerja sama tim. Erick berpesan para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya ini mampu menjadi katalisator dalam upaya Kementerian BUMN untuk mengelola setiap BUMN secara profesional dan transparan sebagai bagian dari transformasi birokrasi.

Alex Denni memiliki rekam jejak yang cukup mumpuni dengan menempati sejumlah posisi strategis di KPK dan BUMN. Pria kelahiran Lintau, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, 27 Desember 1968, ini pernah menduduki posisi Chief Human Capital Officer di PT BNI (Persero) pada 2016 hingga 2018. Jabatan terakhir Alex ialah sebagai Direktur Human Capital dan Transformasi PT Jasa Marga (Persero) sejak 2018.

Sementara itu, Warih Sadono sebelumnya menjabat sebagai Inspektur IV pada Jaksa Agung Muda bidang Pengawasan Kejaksaan Agung. Pria kelahiran Tegal, Jawa Tengah, pada 1 Maret 1963, ini juga pernah menjadi Direktur Penuntutan KPK pada 2011, Plt Direktur Penyidikan dan merangkap sebagai Direktur Penuntutan KPK pada 2012, dan Deputi Penindakan KPK sekaligus merangkap sebagai Deputi Penyidikan KPK pada periode 2012 hingga 2015.

Pengangkatan Alex dan Warih sekaligus melengkapi komposisi struktur organisasi baru di Kementerian BUMN. Sebelumnya, pada 4 Februari lalu, Erick telah lebih dulu melantik 4 (empat) orang Pejabat Eselon I. Mereka adalah Sekretaris Kementerian BUMN Susyanto, Deputi Bidang Hukum dan Perundang-undangan Carlo Brix Tewu, Deputi Bidang Keuangan dan Manajemen Risiko Nawal Nely, dan Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Loto Srinaita Ginting.

Demikian press release ini dibuat untuk dapat disebarluaskan kepada masyarakat.

 

Jakarta, 3 Maret 2020

Kepala Bagian Humas dan Protokol

 


                                                                                              Ferry Andrianto