BUMN Industri Pertahanan Dorong Motivasi UMK Binaan melalui Webinar Creativepreneurship

23 Juni 2021

Bandung (22 Juni 2021) – Pandemi tak kunjung usai, tapi semangat berbisnis tak boleh lunglai. Begitu pula dengan semangat BUMN Industri Pertahanan (Indhan) untuk mendukung para pegiat Usaha Mikro dan Kecil (UMK) binaannya. Melalui program Tangung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), BUMN Indhan gelar seminar virtual bertajuk “Creativepreneurship UMK di Era Pandemi”.

Dalam acara ini, turut hadir secara virtual Asisten Deputi TJSL Kementerian BUMN Agus Suharyono, Direktur Keuangan dan SDM PT Dahana (Persero) Asmorohadi, Direktur Umum dan SDM PT Dirgantara Indonesia (Persero) Sukatwikanto, serta pejabat TJSL masing-masing BUMN Indhan. Acara ini sekaligus menjadi salah satu dari rangkaian acara sinergi TJSL PT Len Industri (Persero), PT Dirgantara Indonesia (Persero), PT Pindad (Persero), PT Dahana (Persero) dan PT PAL Indonesia (Persero).

“Di banyak kesempatan, Bapak Menteri (Erick Thohir) selalu mengingatkan, ayo kita tetap bergandengan tangan, bersemangat tinggi, sama-sama kita menghadapi cobaan yang berat ini, minimal kita bisa bertahan. Memang tidak mudah, tetapi mudah-mudahan kita bisa mengatasi tantangan ini,” jelas Agus dalam sambutannya.

Mutia Tri Satya, sebagai pemateri pertama, dalam paparan materianya memaparkan bahwa saat ini UMK banyak menghadapi tantangan, seperti kesulitan pendanaan, ketidakpastian akibat pandemi, serta adanya perubahan perilaku konsumen. Untuk itu, Mutia memaparkan peluang serta membagikan tips inovasi dan strategi bisnis kreatif, salah satunya dengan memanfaatkan media sosial online untuk memasarkan produk.

Kesuksesan dalam berbisnis perlu didukung pula dengan pencatatan keuangan yang baik. Untuk itu, Hanifah, sebagai pemateri kedua, berbagi ilmu tentang bagaimana melakukan mencatatan keuangan bisnis yang dapat diterapkan oleh peserta seminar. Dengan demikian, proses bisnis dapat tercatat dengan baik dan akuntabel.

Selain membuat inovasi, strategi dan pencatatan keuangan, Ayi Tejaningrum sebagai narasumber ketiga, menambahkan tips wirausaha kreatif dan menjalankan bisnis online kepada pada peserta. Menjalankan bisnis di masa pandemi tentu tidaklah mudah. Oleh karena itu, selain aspek teknis, Ayi juga mengajak para peserta untuk mementingkan pula aspek psikologis dan religius.

Kami ingin mencoba memberi semangat kepada para pelaku usaha melalui acara pelatihan secara daring seperti ini, yang mana kami selenggarakan secara berkesinambungan. Kami berharap, dengan adanya pelatihan ini dapat memberikan motivasi dan semangat kepada para mitra. Kami juga doakan, meskipun pandemi ini penjualan mengalami penurunan, namun masih tetap bisa berjalan,” ujar Asmorohadi.

Hingga selesainya acara, sebanyak kurang lebih 200 peserta webinar tampak antusias menyimak paparan dari setiap pemateri. Melihat animo peserta ini, BUMN Indhan berharap tips menjalankan wirausaha dengan pendekatan kreatif yang diberikan oleh pembicara dapat diadaptasi oleh para UMK binaan. Selain itu, BUMN Indhan juga berharap acara ini mampu memberi dorongan motivasi dan semangat bagi para UMK untuk terus menggerakkan roda bisnisnya dan tidak menyerah di tengah badai pandemi.

“Ini adalah rangkaian dari usaha kita untuk mensinergikan program-program di antara 5 BUMN Indhan dan utamanya adalah bagaiamana kita menggabungkan sumber daya kita untuk semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar daerah operasi kita masing-masing,” jelas Donny Gunawan, General Manager Bagian TJSL Len Industri, sekaligus Koordinator TJSL BUMN Indhan.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Nomor 5 tahun 2021, BUMN Indhan berkomitmen akan terus melakukan perbaikan-perbaikan terhadap pengelolaan, pembinaan, maupun pendampingan mitra binaan untuk meningkatkan kualitas usaha mitra binaan agar menjadi lebih baik lagi.

“Webinar yang sangat luar biasa bagus! Menambah pengetahuan dan wawasan dalam membangun usaha, mulai dari offline sampai online. Dan yang terpenting adalah sharing pengalaman cara meningkatkan omset dengan memanfaatkan media sosial untuk promosi dan menjaring pembeli,” ungkap Sugeng Budi Santoso, salah satu peserta dari UMK Binaan Len Industri.