PTPN VIII salurkan bantuan ke PMI Kota Bandung

27 Juli 2021

Menuntaskan pandemi covid-19 adalah pekerjaan bersama. Tak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah tetapi juga harus melibatkan dunia usaha, akademisi, media massa, dan masyarakat pada umumnya.

PT Perkebunan Nusantara VIII (PTPN VIII) memberikan bantuan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung. Kegiatan ini berlangsung di kantor PMI uang berada di Jl Aceh No. 79 Bandung, pada hari Jumat (23/7).

PTPN VIII berkomitmen untuk turut serta dalam penanganan pandemic di Jawa Barat dan Banten karena sesuai wilayah operasional perusahaan, serta juga mengkhususkan di Kota Bandung sesuai dengan program pemerintah Kota Bandung.

Turut hadir  secara Virtual oleh Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana dan secara langsung dihadiri oleh Ketua PMI Kota Bandung, Ade Koesjanto, Pengurus PMI Kota Bandung, Kepala Markas  PMI Kota Bandung, Kepala UDD PMI Kota Bandung, Kepala Bagian dan Kepala Bidang PMI Kota Bandung,

SEVP Operasional I PTPN VIII, Dian Hardiana Arief mengatakan dalam sambutannya “PTPN VIII mendukung sepenuhnya gagasan dan program-program pemerintah yang selaras dengan kami sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) kepada masyarakat, Besar harapan kami, bentuk perhatian dari seluruh karyawan PTPN VIII ini dapat bermanfaat dan berkah bagi kita semua”

“Alhamdulillah ada kepedulian dari PTPN VIII menyerahkan hazmat dan APD yang sangat membantu sahabat sahabat kami di PMI dalam upaya ikhtiar membantu kami Pemkot Bandung dalam menghadapi pandemi Covid-19,” kata Yana Mulyana, Wakil Walikota Bandung dalam keterangan yang diterima.

Ia pun berharap pemberian bantuan ini menjadi motivasi bagi pihak lain untuk turut membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam menyelesaikan pandemi Covid-19.

“Semoga bantuan ini bisa memperluas pengabdian kita kepada masyarakat Kota Bandung pada khususnya dan Jawa Barat pada umumnya,” tutupnya.

Adapun bantuan yang diberikan di antaranya hazmat (300 stel), handspon 70 boks, masker (11 boks) dengan total nilai bantuan sebesar 50 juta.