Sinergi AirNav Indonesia untuk Elang Flores

05 April 2021

AirNav Indonesia bersama dengan Badan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BLHK) Kupang - Nusa Tenggara Timur (NTT), Balai Taman Nasional Kelimutu, dan Pemerintah Kabupaten Ende yang diwakili oleh Camat Wolojita berkolaborasi dalam program pelestarian Elang Flores yang saat ini keberadaannya sudah hampir punah. Hal tersebut diresmikan melalui penandatangan kesepakatan bersama berupa Program Penelitian dan Pengembangan Adopsi Sarang Burung Terancam Punah Elang Flores sebesar Rp 478.000.000,- (empat ratus tujuh puluh delapan juta rupiah) di Desa Wolojita Kabupaten Ende - NTT.

 

Direktur Keuangan AirNav Indonesia, Hendroyono mengatakan bahwa selain bertujuan untuk melestarikan Elang Flores, program ini juga merupakan upaya pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan Taman Nasional Kelimutu untuk sama-sama mendukung pelestarian satwa endemik yang saat ini telah berstatus langka dan dilindungi tersebut. Populasi Elang Flores sendiri saat ini berkisar antara 100  240 individu dewasa. Badan konservasi dunia International Union for Conservation of Nature (IUCN) pun telah menetapkan Elang Flores pada status Critically Endangered atau satu langkah menuju kepunahan di alam karena jumlahnya yang cenderung menurun.

 

“Di masa pandemi COVID-19 ini, AirNav Indonesia berupaya mendukung upaya Pemerintah dalam pemulihan sektor pariwisata, yakni dengan membantu pelestarian satwa di daerah tujuan wisata.”, ujar Hendroyono. “Selain bantuan peralatan pemantauan Elang Flores seperti teropong binokular, kamera, GPS, serta pembuatan posko dan menara pantau, kami juga memberikan bantuan berupa hewan ternak seperti ayam, kambing, dan babi untuk masyarakat sekitar kawasan tersebut.”, lanjutnya.

 

Melalui bantuan ini, AirNav Indonesia berharap kelangsungan hidup Elang Flores di wilayah NTT dapat terus terjaga dengan baik. “Kami juga berharap masyarakat di sekitar kawasan Kelimutu dapat terus membangun dan menjalankan roda perekonomian di wilayah tersebut, sehingga sektor pariwisata Indonesia khususnya di wilayah NTT bisa segera bangkit seperti sediakala., pungkasnya