Wagub Jabar Resmikan Ekowisata Sungai Ciguha Binaan ANTAM

14 Januari 2022

Jakarta, 14 Januari 2022 - PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM; IDX: ANTM; ASX: ATM) anggota MIND ID - BUMN Holding Industri Pertambangan, mengumumkan bahwa Kawasan Edukasi, Konservasi, dan Wisata (Ekowisata) Sungai Ciguha, yang merupakan binaan ANTAM, diresmikan oleh Wakil Gubernur Jawa Bawat, Bapak Uu Ruzhanul Ulum, pada Kamis, 13 Januari 2022. Wakil Gubernur Jawa Barat juga memberikan penghargaan kepada Local Heroes yang bersinergi dengan ANTAM dalam menjaga kelestarian lingkungan di sekitar wilayah Sungai Cikaniki.

Direktur Sumber Daya Manusia ANTAM, Basar Simanjuntak mengatakan:

“Pembangunan Ekowisata Sungai Ciguha merupakan komitmen ANTAM bersama masyarakat dan pemangku kepentingan kunci seperti Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) untuk menjaga kelestarian lingkungan dan merupakan wujud nyata penerapan konsep Creating Shared Value antara Perusahaan, masyarakat, dan pemerintah dalam upaya pemulihan Kampung Ciguha. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Uu Ruzhanul Ulum yang telah meresmikan Ekowisata Sungai Ciguha serta memberikan penghargaan kepada Local Heroes di wilayah Pongkor yaitu Bapak Acang, Bapak Willy Suhendi, dan Bapak Hendrik, yang telah bersinergi dengan ANTAM dalam menjaga kelestarian lingkungan di sekitar wilayah Sungai Cikaniki.”

Pembangunan Ekowisata Ciguha merupakan program berkelanjutan yang dijalankan ANTAM melalui Unit Bisnis Pertambangan (UBP) Emas untuk memberdayakan warga Kampung Ciguha agar menjadi bagian solusi atas kerusakan lingkungan di hulu sungai Cikaniki akibat kegiatan PETI (Penambang Emas Tanpa Ijin). Hal ini dilakukan agar Kampung Ciguha menjadi berdaya dan lestari. Atas upaya pengelolaan lingkungan hidup dan sustainability di wilayah Kampung Ciguha dan sekitar wilayah UBP Emas, ANTAM UBP Emas meraih PROPER EMAS dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, pada 28 Desember 2021 lalu.

Pembangunan Ekowisata Sungai Ciguha yang merupakan bagian dari program CIKAL TANGKAL (Ciguha Kampung Lestari Tangguh Kawal Lingkungan) dilakukan dengan pemanfaatan sepadan sungai yang bertujuan untuk penurunan beban pencemaran khususnya dari limbah domestik dan sampah serta menjadikan lokasi tersebut sebagai sarana wisata edukasi lingkungan bagi masyarakat.

Pembangunan Ekowisata Sungai Ciguha dan pelestarian lingkungaan di wilayah Pongkor juga tidak terlepas dari keberadaan Local Heroes yang menjadi pionir dalam mengajak masyarakat untuk memelihara lingkungan bahkan mengembangkannya menjadi modal sosial untuk memastikan keberlanjutan pengelolaan lingkungan. Diharapkan, melalui inisiasi pelestarian yang telah dilakukan ini akan terus berlanjut sehingga bisa memastikan keberlanjutan kelestarian Sungai Ciguha demi masa depan generasi yang akan datang.